Blogroll

February 18, 2012

Pendidikan Anti Korupsi

PENDIDIKAN ANTI KORUPSI
(HAL-HAL YANG DAPAT MENCEGAH TINDAKAN KORUPSI)

A.  Iman Kepada Hari Akhir
1.    Sanad Hadits

حَدَ ثَنَا حَمِيْدُ بْنِ مَسْعَدَ ةَ, حَدَ ثَنَا حُصَيْنُ بْنُ نُمَيْرٍ اَبُوْ مُحْصَنٍ, اَحْبَرَنَاحُسَيْنُ بْنُ قَيْسٍ الرَّ حَبِيْ اَحْبَرَنَا عَطَءُ بْنُ  اَبِيْ رَبَا حٍ عَنِ بْنِ عُمَرَ عَنِ بْنِ مَسْعُو دٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ[1]

2.    Matan Hadits

لاَ تَزُوْلُ قَدَ مَا ابْنِ ادَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَى يُسْأَلُ  عَنْ خَمْسٍ : عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا اَفْنَاهُ, وَ عَنْ شَاَبِهِ فِيْمَا اَبْلآَ هُ وَعَنْ مَالَهُ مِنْ اَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا اَنْفَقَهُ وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَاعَلِمَ

3.    Perawi
رَوَاهُ التِّرْمِيْدِيْ
4.    Terjemah

“Humaid bin Mas’adah menceritakan kepada kami, Hushain bin Numair Abu Mukhshan mnceritakan kepada kami, Husain bin Qars Ar-Rahabi memberitahukan kepada kami, Atha’ bin Abu Rabah memberitahukan kepada kami dari Ibnu Umar dari Ibnu Mas’ud dari Nabi saw bersabda : “ Kedua telapak kaki manusia tidak  pindah dari sisi Allah sehingga ditanya tentang 5 perkara, yaitu tentang umurnya dalam apa saja ia habiskan, tentang masa mudanya dalam apa saja ia sibukan, tentang hartanya dari mana ia memperolehnya dan dalam hal apa saja ia belanjakan dan tentang apa saja yang ia lakukan dengan pengetahuannya “.[2]

5.    Uraian Lafadz
تَزُوْلُ     = Pindah / tergelincir                                سَبَابِهِ= Masa mudanya
يُسْأَلَ     = Bertanya                                           مَالَهُ= Hartanya
اَفْنَاهُ       = Dihabiskan

6.    Penjelasan
Hari kiamat yaitu saat kehancuran dan binasanya  alam semesta ini sebagai permulaan alam akherat yang telah dijanjikan dan pasti akan dilaksanakan, artinya sesudah alam yang kita tempuh ini ada lagi yang kedua yaitu alam pembebasan. dialam itulah Allah memberikan pembalasan amal perbuatan manusia, baik dengan baik dan jahat dibalas dengan siksa yang setimpal menurut amal perbuatannya masing-masing.
Jelas kita wajib beriman, bahwa kita ini akan dibangktkan dari kubur (di hidupkan kembali) kemudian di hisab dihitung  segala amal  kita dan dibalasnya setimpal menurut amal perbuatanya. orang masuk surga yaitu tempat berdiam orang-orang yang beramal kebajikan akan tetap disana, sebaliknya orang-orang yang dimasukan ke neraka akan kekal didalamnya.
Keimanan terhadap hari akhir itu akan mendorong seseorang kepada hal-hal  :
-     Pandangan hidup lebih optimis
-     Bertindak dengan penuh pertimbangan
-     Akan mendapat keuntungan ganda yaitu dunia dan akherat
-     Merasa lebih ikhlas  menjalani hidup

7.    Nilai Tarbawi
-     Seseorang yang beriman kepada hari akhir pasti tidak akan melakukan perbuatan keji.
-     Orang yang tidak beriman kepada hari akhir, kehidupannya akan mementingkan nikmat duniawi saja
-     Akan mendapat keuntungan ganda bagi orang yang beriman kepada hari akhir
-     Dalam menjalani hidup akan lebih ikhlas dan optimis[3]

8.    Hadits Pendukung

عن ابي مر يم الا زذي ر ضى الله عنه انه قال لمعا ويه رضىالله عنه رسولاللش ص.م يقول :  من ولا ه الله شي من امور المسلمين فحتجن دون جا جهمو خلهم معا وية رحا د على حو اخي الناس

Artinya ‘ dari Abu  Maryam al-Azdiy ra. ia berkata kepada Muawiyyah RA, saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Siapa saja yang diberi kekuasaan oleh Allah untuk mengurusi umat islam , sedang ia tidak memperhatikan kedudukan kemiskinan mereka, maka Allah tidak akan memperhatikan kepentingan, kedudukan, kemiskinan pada hari akhir, kemudian Muawiyyah mengangkat seorang untuk mengurusi kepentingan manusia (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)








PENUTUP

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa suatu tindakan korupsi akan merajalela daklam suatu kegiatamn seseorang baik diorganisasi, perkantoran, dagang, dan sebagainya. Orang yang korupsi hanya mementingkan dirinya sendiri. hal itu menimbulkan kuarang kesadarannya, kesadaran akibat dan bahayanya. maka dalam suatu tindakan ini perlu dicegah dengan berbagai hal diantaranya yaitu dengan beriman kepada hari akhir.

Daftar Pustaka

Isa, Muhammad Bin Surah at=-Tirmidzi. 1992. Terjemah Suan at-Tirmidzi Juz IV. Semarang : CV. Asy-syifa.
Rifa’i dkk. Aqidah Ahlak.1995. Semarang : CV. Wiradesa.
Syekh Sholih bin Abdul Aziz. 2000.  Riyadh Dar al Salam. al Kutub al Sittah  Penerbit : Erta


[1] Syekh Sholih bin Abdul Aziz bin Muhammad bin Ibrahim, Riyadh dar Al Salam. al Kutub al Sittah (Penerbit : Erta , 2000). hal 1894
[2] . Isa bin Surah at Tirmidzi, Terjemah Sunan at-Tirmidzi Juz IV. (Semarang : CV. Asy-Syifa, 1992) .,hal . 61-62
[3] .M. Rifa’i dkk. Aqidah Ahlak (Semarang : CV. Wiradesa, 1995). hal

0 comments:

Post a Comment